Objek Wisata Sejarah yang Indahnya Bak Nirwana!

Candi Gedong Songo – Jika kamu mencari tempat wisata sejarah namun dengan pemandangan eksotik yang tiada duanya, kamu bisa mencarinya di lereng Gunung Ungaran. Disana, ada sebuah tempat wisata alam berpadu sejarah yang bernama Candi Gedong Songo. Area wisata yang juga termasuk dalam kawasan Bandungan, Jawa Tengah ini sangat populer di kalangan wisatawan dalam maupun luar negeri.

Gedong Songo sendiri merupakan salah satu peninggalan zaman kerajaan di nusantara dulu. Lantaran menyajikan pemandangan yang luar biasa indah, kompleks Candi ini menjadi spot incaran para pemburu sunrise dan sunset.

Tidak ada yang bisa menandingi keindahan terbitnya matahari yang mengintip dari balik puncak Candi. Terlebih dengan tambahan pesona gunung yang menjulang tinggi dengan sapuan awan-awan tipisnya.

Maka tidak heran jika kawasan Candi satu ini menjadi tujuan wisata para pecinta alam dan komunitas lainnya. Bahkan tidak hanya mereka saja, para siswa dari berbagai pelosok negeri ini juga menyempatkan diri berkunjung ke Candi Gedong Songo guna belajar sejarah dan juga alam.

Keindahan Candi Gedong Songo Kala Matahari Tenggelam

Keindahan Candi Gedong Songo Kala Matahari Tenggelam via IG @adi_mrizal

Sejarah Candi Gedong Songo

Candi yang ada di Ungaran ini diberi nama Gedong Songo bukan dengan asal-asalan. Nama Gedong Songo sendiri memiliki arti yang menurut bahasa Jawa berarti bangunan yang ada Sembilan.

Ditemukan pada tahun 1804 oleh Raffles, Candi bercorak Hindu ini menurut sejarah dibangun pada abad 9, lebih tepatnya di Wangsa Syailendra. Dahulu sebelum bernama Gedong Songo, Raffles menamakan Candi ini dengan nama Gedong Pitoe. Kenapa demikian?

Usut punya usut pada saat ditemukan, ternyata Candi ini masih berjumlah 7 buah saja kala ditemukan. Berita ini kemudian dipublikasikan oleh Van Braam di tahun 1825.

Barulah di tahun 1865 muncul tulisan hasil karya Hoopermans dan Friederich tentang kawasan wisata ini. Kemudian, sekitar tahun 1910 sampai 1911, Candi ini dibangun inventarisasi air panas oleh Knebel.

Setelahnya di tahun 1916, Dinas Purbakala Belanda melakukan penelitian resmi di sebagian bangunan Candi. Pengembangan Candi ini tidak berhenti begitu saja karena di tahun 1928 sampai 1929, Candi 1 dipugar.

Berlanjut di tahun 1930 hingga 1932, perbaikan dilanjutkan ke Candi 2 dan kemudian diambil alih oleh Pemerintah RI. Di tahun 1977 hingga 1983, Candi ini diperbaiki kembali.

Perbaikan dilakukan di Candi 3, 4, dan 5 dibawah pengawasan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala. Baru kemudian di tahun 2009, kawasan Gedong Songo secara keseluruhan dirombak dan diperbaiki hingga jadi seperti sekarang.

Lokasi dan Rute ke Candi Gedong Songo

Candi di lereng Gunung Ungaran ini tepatnya berlokasi di kawasan Desa Darum, Kelurahan Candi. Dalam teritorial, Candi ini berarti masih masuk ke Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Lalu bagaimana rute untuk menempuh salah satu tempat wisata Semarang yang populer ini?

Dari kawasan Bandungan, kamu bisa menempuhnya hanya dalam hitungan belasan menit saja.Jangan patah arang jika jalan menuju Candi ini menanjak atau berbelok-belok.

Pasalnya, kondisi jalan menuju kawasan wisata ini sudah beraspal, rapi, dan aman dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Jadi, kamu bisa memarkir kendaraanmu tepat di area wisata Candi dan tidak perlu berjalan kaki.

Namun meski dipastikan aman pun, kamu tetap harus menjaga keselamatan diri dengan baik. Bagi yang masih belum lihai membawa kendaraannya, ada baiknya kamu tidak usah mengendarainya. Pasalnya, jalan yang berkelok dan menanjak tersebut akan sangat licin kala hujan.

Jika kamu ingin ke Candi ini melalui jalur Ambarawa, maka kamu perlu waktu yang cukup banyak. Untuk tiba di Bandungan saja, kamu perlu waktu sekitar 40 menit. Jika kamu dari barat, maka kamu bisa melalui Temanggung untuk dapat menuju Bandungan.

Terakhir, jika kamu hendak menuju Candi ini dari kawasan wisata Ayana, maka kamu cukup berjalan kaki saja. Ayana sangatlah dekat dengan Gedong Songo. Kira-kira, lokasinya hanya sekitar 100 m saja dari sana.

Spot foto di Ayana Gedong Songo via Detik

Spot foto di Ayana Gedong Songo via Detik

Daya Tarik Candi Gedong Songo

Sebagai kawasan wisata yang ada di lereng gunung, tak ayal suhu udara di Candi ini sangat dingin, yakni sekitar 19 hingga 27 celcius. Meski suhunya masih kalah dingin dari Dieng, tapi bagi kamu yang terbiasa di perkotaan, suhu di Gedong Songo sudah menusuk tulang lho.

Selain itu suhu, Candi juga menyajikan pesona alam yang sangat indah karena letaknya yang ada di dataran tinggi. Di kawasan Candi, kamu bisa menyaksikan hamparan pemandangan hijau sejauh mata memandang.

Kamu jugadapat menyaksikan beberapa gunung yang berdiri dengan kokoh mengitarinya. Di bagian selatan, Candi ini dipagari oleh Gunung Merbabu, Merapi, hingga Lawu yang dapat kamu jumpai pemandangan jelasnya.

Tidak ketinggalan, kamu juga dapat menyaksikan siluet Bukit Telomoyo. Di bagian barat, Gedong Songo dipagari oleh Gunung Sindoro dan Sumbing. Inilah mengapa, pecinta alam dan anak gunung sering berwisata ke area ini.

Berwisata di Gedong Songo, kamu tidak hanya disuguhi 1 buah Candi saja, melainkan 5 Candi sekaligus. Candi-Candi ini tersebar di beberapa tempat dengan jarak yang tidak begitu jauh antara satu dengan yang lainnya. Nama-nama Candi ini pun sangat unik, yakni hanya dijuluki Candi 1, Candi 2, Candi 3, Candi 4, dan Candi 5.

Candi yang pertama kamu temui adalah Gedong 1 atau yang dikenal dengan nama Candi 1. Disana, kamu akan disambut sebuah pintu gerbang yang mana nanti akan dikenai tarif masuk per orang.

Candi Gedong 1

Candi Gedong 1

Biayanya tidaklah mahal dan sangat terjangkau untuk kantong wisatawan. Di gerbang yang mirip gapura ini pula kamu akan menjumpai pentas jika beruntung. Disebelahnya, terdapat kompleks Candi Gedong 1 yang sangat menawan.

Candi Gedong Songo 2 via Flickr

Candi Gedong Songo 2 via Flickr

Lanjut ke lokasi Gedong 2, kawasan ini berjarak sekitar 500 meter saja dari Gedong 1. Untuk kesana, wisatawan disuguhi 2 jalur, yakni satu jalur untuk wisatawan yang berkendara dan satu jalur untuk wisatawan yang berkuda. Di sepanjang jalan menuju Candi 2, pihak pengelola mendirikan gazebo-gazebo yang sering dijadikan spot piknik.

Spot selanjutnya yakni adalah Candi 3. Tidak seperti jarak antara Candi 1 dengan Candi 2, jarak antara Candi 2 ke Candi 3 ini lumayan dekat.

Candi Gedong 3

Candi Gedong 3

Di kompleks ini, kamu akan menjumpai 3 buah Candi dengan corak dan bangunan yang sangat mirip dengan Candi di Dieng. Selain adanya Patung Dewa Ganesha, disana juga sama-sama terdapat Patung Dewa Durga, Patung Pengawal Dewa Siwa Nandiswara dan Mahakala.

Dari Candi 3, kamu akan menuju Candi 4 yang letaknya lumayan jauh. Perlu beberapa menit berjalan kaki untuk mencapai kesana dengan mengitari perbukitan. Sama seperti sebelumnya, begitu tiba di kompleks ini kamu juga akan disuguhi pemandangan yang sangat luar biasa indah.

Candi Gedong Songo 4 via Flickr

Candi Gedong Songo 4 via Flickr

Spot terakhir dari rangkaian Candi adalah Candi 5. Sama dengan Candi 4, Candi ini memiliki jarak yang lumayan jauh. Tidak seperti kawasan yang lainnya, Candi 5 jarang dikunjungi wisatawan karena disana hanya terdapat 1 buah Candi kecil saja dan beberapa bangunan yang termakan ganasnya alam.

Candi Gedong Songo 5

Candi Gedong Songo 5

Kegiatan Menarik yang Dilakukan di Candi Gedong Songo

Sebagai salah satu tempat wisata alam terkenal, tidak ada yang meragukan betapa indahnya pesona Candi Gedong Songo di lereng Ungaran. Selain sekedar menikmati pemandangan, ada beberapa kegiatan menarik yang bisa kamu lakukan untuk mengisi waktu luang disana, yakni :

1. Fotografi

Spot Instagramable Ayana Gedong Songo via Okezone

Spot Instagramable Ayana Gedong Songo via Okezone

Bagi kamu yang menyukai fotografi, jangan sampai melewatkan eksotisme Candi ini.Selain mengabadikan momen liburan untuk dokumentasi pribadi, memotret juga membuatmu secara tidak langsung ikut mengabadikan warisan sejarah nusantara.

Foto tersebut dapat kamu posting di social media dan juga dapat menjadi ajang promosi pariwisata. Jika kamu bertanya momen apa yang tepat untuk memotret, maka jawabannya adalah Sunrise.

Warna kemerahan di ufuk timur, naungan awan-awan yang menutupi matahari, dan panorama pegunungan yang berpadu dengan siluet bangunan Candi akan membuat hasil bidikanmu terlihat luar biasa bak fotografer profesional.

Terkait bangunan Candi, jika kamu cermati, corak Hindu di Gedong Songo juga bisa ditemui di Candi Arjuna yang terletak di kawasan Dieng. Bahkan tidak hanya corak saja, bangunannya pun juga terlihat mirip.

Bentuk umum dari Candi disana adalah persegi panjang dengan beberapa ukuran dan tinggi tidak lebih dari 5 meter. Meski bangunannya memiliki ukuran-ukuran yang berbeda, namun bisa dipastikan masing-masing Candi memiliki bentuk yang sama.

Jangan lupa mampir juga ke: 62 Tempat Nongkrong di Semarang Paling Asik

2. Camping

Camping di Gedong Songo

Camping di Gedong Songo

Tidak hanya berfoto saja, kamu juga bisa melakukan camping disana. Meskipun letaknya di ketinggian dan bersuhu dingin, namun membangun tenda disana banyak dilakukan wisatawan lho. Pasalnya, selain bermaksud menyatu dengan alam, banyak dari mereka yang sengaja menginap untuk berburu sunrise esok paginya.

3. Piknik di Rumah Kayu

Untuk menuju ke wisata ini, dari satu Candi ke Candi lainnya kamu akan melewati jalan setapak. Jalan ini terbuat dari batu dan tertata dengan rapinya.

Jangan lupa, siapkan stamina dan bekal karena nanti kamu pasti membutuhkannya selama menanjak. Jika kamu suka mendaki, maka berbahagialah karena track menuju Gedong Songo akan terasa mudah.

Namun jika kamu jarang berolahraga, maka sudah bisa dipastikan kamu akan berhenti beberapa kali selama perjalanan.

Banyak dari wisatawan yang memanfaatkan momen ini untuk beristirahat sembari menikmati bekal yang dibawa. Piknik bisa kamu lakukan di pondok kayu dan gazebo yang sudah disediakan pihak pengelola di sepanjang jalan.

4. Berkuda

Berkuda via Ngangsukarwuh

Berkuda via Ngangsukarwuh

Lantaran jauhnya jarak antar Candi, kamu bisa menyewa kuda disana. Kamu juga tidak akan mengganggu para wisatawan yang berjalan kaki karena jalur kuda disediakan sendiri.

Untuk menyewa kuda, kamu akan dikenai tarif sekitar Rp 25.000 sampai Rp 70.000, tergantung lama waktunya. Selain menghemat tenaga, menyewa kuda juga dapat memberi sensasi eksotis tersendiri kala mengitari kompleks Candi.

5. Belajar Sejarah dari Pemandu Wisata

Jika kamu takut tersasar atau tidak tahu arah, tenang saja… pasalnya di beberapa spot disana, terdapat jasa pemandu wisata dan petugas pengelola wisata. Banyak lho wisatawan yang menggunakan jasa pemandu ini mulai dari Candi 1. Pemandu ini juga bisa memberimu informasi sejarah yang terkait Candi dan hal-hal di sekitarnya.

6. Mandi Air Panas

Mandi Air Panas di Candi Gedong Songo via Tribunnews

Mandi Air Panas di Candi Gedong Songo via Tribunnews

Kamu bisa berendam air panas di kompleks Candi 3. Disana selain berendam, kamu juga bisa menyaksikan pemandangan sembari merasakan sensasi mandi di alam. Air panas ini juga bukan buatan, melainkan langsung dari dalam bumi lho.

7. Melihat Monyet Lereng Ungaran

Siapa bilang di kawasan Gedong Songo tidak ada hewan? Meski jarang terlihat, namun kamu dapat menemui monyet-monyet lereng Gunung Ungaran kala perjalanan menuju Candi. Biasanya, monyet-monyet ini sedang turun gunung mencari makan. Jika tidak tahu, wisatawan tak jarang mengira monyet ini sebagai lutung berekor panjang.

8. Wisata Kuliner

Tidak hanya eksotisme alam, wisatawan juga dapat menikmati wisata kuliner di sekitar kompleks Candi. Pasalnya, di sekitar area wisata banyak terdapat bangunan-bangunan warung makan dengan menu kuliner khas Gedong Songo, yakni sate kelinci, wedang ronde, dan sari kedelai.

Menyantap camilan-camilan tersebut di tengah dinginnya udara lereng Ungaran tentu menjadi sensasi tersendiri. Tidak ketinggalan, jajanan gula kacang juga sering dihidangkan. Tak jarang selain mengisi perut, wisatawan mampir disana untuk melepas penat setelah menempuh perjalanan jauh sebelum atau sesudah berwisata.

Cobain juga: 38 Tempat Wisata Kuliner Semarang Enak dan Terkenal

9. Wisata Belanja

Tidak afdol rasanya jika berwisata namun tidak membawa oleh-oleh. Nah, di sekitar kompleks Candi terdapat beberapa toko yang menjual souvenir khas Gedong Songo. Berbagai barang yang dijual untuk oleh-oleh biasanya adalah bunga hias, pernak-pernik, dan lain sebagainya.

Mampir juga yuk: Liburan Seru ke Objek Wisata Curug Lawe Semarang Jawa Tengah

Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk Candi Gedong Songo

Bagi kamu yang ingin mengunjungi wisata di lereng Ungaran ini, maka pastikan dulu jam operasionalnya. Jangan asal datang dan menanggung kecewa karena Candi tutup.

Meski termasuk wisata alam, Candi Gedong Songo ini hanya dibuka untuk umum dari jam 6.30 pagi hingga jam 6 sore saja. Untuk tips saja, lebih baik kamu datang di pagi hari agar bisa ikut menikmati sunrise.

Selain itu jika kamu datang pada pagi hari, maka kamu akan puas menjelajah kompleks Candi 1 sampai Candi 5 tanpa takut dikejar waktu. Usahakan pula kamu pulang saat sunset sudah didapatkan karena memang dua hal itulah yang menjadi daya tarik utama Candi Hindu satu ini.

Untuk biaya masuknya, pihak pengelola menerapkan tarif yang cukup terjangkau. Sebagai wisata komersil yang juga dikelola oleh Pemerintah, pengelola Gedong Songo hanya membebankan biaya tiket masuk sebesar Rp 8.000 saja untuk wisatawan lokal dan Rp 75.000 untuk wisatawan mancanegara.

Uang masuk ini pun nantinya bukan digunakan sebagai kepentingan pribadi pengelola, melainkan digunakan oleh Pemerintah untuk menjaga dan merawat Candi bersejarah ini. Untuk itulah selain berwisata sebagai kebutuhan pribadi, kita juga sudah ikut andil dalam menjaga kelestarian budaya Indonesia sebagai pribumi itu sendiri.

Tidak hanya tiket masuk saja, kamu juga bisa mengambil paket wisata. Paket ini disediakan oleh pengelola dengan membayar sekitar Rp 70.000 saja untuk wisatawan lokal dan sekitar Rp 90.000 untuk wisatawan mancanegara. Tidak hanya kunjungan lengkap ke 5 Candi, paket ini juga sudah termasuk biaya sewa kuda.

Tentunya, harga paket tersebut dibanderol untuk 1 orang saja. Jadi, jika kalian berwisata dengan rombongan, maka harga bisa dihitung sendiri ya.

****

Demikianlah ulasan mengenai wisata di Candi Gedong Songo. Semoga ulasan ini membawa manfaat dan dapat memberimu inspirasi wisata. Jangan lupa, selalulah jaga kebersihan dan kelestarian tempat yang kamu kunjungi.

Pasalnya, tempat ini sudah ada sejak zaman nenek moyang dan akan ada hingga anak cucu kita nanti. Maka dari itu, jangan pernah merusak warisan budaya ya. Selamat berwisata dan selamat bersenang-senang!

Kunjungi juga yuk: Wisata Romantis Kebun Bunga Celosia Semarang

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *