Menikmati Suasana Eropa dari Puncak Jaya

Puncak Jaya

Gimana perasanmu saat menonton film Barat yang menampilkan keindahan salju? Bermain bola salju sambil memakai baju hangat super tebal rasanya asyik banget, ya! Sebagai negara tropis yang hanya punya 2 musim, rasanya mustahil banget bisa main salju di Indonesia tercinta ini. Tapi tahukah kamu? Meskipun beriklim tropis, Indonesia punya salah satu bagian yang bersalju, yaitu gunung di daerah Papua. Tak tanggung-tanggung, karena salju selalu turun sepanjang waktu, gunung tersebut sampai dijuluki salju abadi!

Gunung ini punya beberapa puncak, yang 4 puncaknya diselimuti salju. Ada Puncak Jaya, Puncak Sumantri Brodjonegoro, Puncak Carstensz Timur, dan Puncak Mandala. Kali ini, kita bahas Puncak Jaya dulu, ya! Sebelum mendaki ke sana, ini beberapa info yang perlu kamu ketahui tentang puncak ini.

1. Puncak tertinggi di Indonesia

Puncak Jaya
Credit: Instagram.com/rahmanmukhlis

Dari sekian banyak kepulauan yang ada di seluruh Indonesia, Puncak Jaya merupakan bagian tertinggi nusantara. Tingginya mencapai 4.884 MDPL (Meter di atas permukaan laut). Saking tingginya, puncak ini menempati urutan gunung tertinggi nomor 2 di Asia, setelah gunung Hkakabo Razi yang ada di Myanmar.

2. Kota  paling dingin di Indonesia

Puncak Jaya
Instagram.com/jan_and_ksenia

Puncak Jaya berada di Kabupaten Puncak Jaya, Kota Mulia, Kota Papua. Coba tebak berapa derajat tingkat kedinginan di sana? Bisa mencapai -2 derajat Celcius! Wah, dingin banget, kan? Sebagai pembandingnya, Bandung yang terkenal adem bersuhu normal sekitar 22 derajat Celcius. Coba bayangkan seberapa dinginnya udara di sini. Saat berkunjung ke sini, jangan lupa gunakan jaket tebal yang mampu menjaga suhu tubuhmu tetap hangat!

3. Punya nama lain Carstensz Pyramid

Puncak Jaya
Credit: Instagram.com/calwaybartlett

Nama Indonesianya memang Puncak Jaya. Tapi di kalangan para pendaki asing, puncak ini lebih populer dengan nama Carstensz Pyramid. Bukan orang Indonesia, tapi pendaki pertama yang berhasil menaklukkan puncak ini adalah Heinrich Harrer seorang pendaki asal Australia. Beliau mendaki puncak ini pada tahun 1962, bersama 3 orang rekannya, yaitu Robert Philip Temple, Russell Kippax, dan Albertus Huizenga.  

4. Butuh waktu yang panjang untuk tiba di Puncak Jaya

Puncak Jaya
Credit: Instagram.com/gunungindonesia

Dengan ketinggian yang sudah kita bahas di atas, para pendaki membutuhkan tenaga dan waktu yang banyak untuk tiba di puncaknya dan menikmati keindahan Indonesia dari Papua. Tapi untuk yang punya budget lebih banyak, pendaki bisa menyewa helikopter yang akan mengantar hingga ke dasar tebing.

Puncak Jaya
Credit: Instagram.com/whatannawears

Setelah itu, proses trekking jadi lebih cepat dan mudah. Untuk menyewa helikopter, biayanya adalah Rp40-55 juta sekali penerbangan. Harganya sebanding dengan pesona Puncak Jaya yang akan kamu temukan di atas!

5. Dicatat sebagai warisan dunia versi UNESCO

Puncak Jaya
Credit: Instagram.com/ykhendrawan

Fakta yang satu ini bakal bikin kamu makin bangga jadi orang Indonesia. Sejak tahun 1999 yang lalu, Puncak Jaya sudah dinobatkan menjadi salah satu warisan dunia. Artinya, Puncak Jaya punya kelebihan yang membuat tempat ini layak diperhatikan, dipelihara, dan dijaga, agar tetap bagus untuk diwariskan pada generasi berikutnya. Wah, keren banget, ya!

Ternyata Puncak Jaya punya fakta-fakta menarik yang bikin kita jadi makin bangga tinggal di Indonesia. Sudah saatnya kamu mengunjungi berbagai kota di Indonesia, baik ke Puncak Jaya Papua maupun kota lainnya, untuk menikmati keindahan alam kita. Supaya liburanmu lebih mudah dan murah, buruan download dan install Airy App melalui Google Play Store dan App Store. Ada banyak kamar hotel yang tersedia di berbagai kota dan pilihan rute penerbangan domestik yang lengkap. Jangan lupa, follow juga media sosial Facebook, Twitter, Instagram @airyindonesia dan LINE Official Account @airyrooms. Promo dari Airy bakal bikin liburanmu makin hemat!

Informasi lebih lanjut, klik www.airyrooms.com atau hubungi Customer Care Airy di 0804 111 2479.


Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *