Kuliner Tradisional Enak yang Wajib Kamu Cicipi

Nyero.ID – Indonesia dikenal dengan kekayaan budayanya yang sangat beragam, demikian juga dengan kekayaan kuliner khas Indonesia yang menggugah selera. Salah satunya adalah menu makanan khas Aceh yang terkenal akan cita rasa rempahnya yang menggoda.

Dikenal dengan sebutan Serambi Mekkah, Aceh menawarkan ragam wisata kuliner dengan berbagai macam hidangan tradisional yang memanjakan lidah. Biar tidak penasaran berikut ini adalah beberapa menu khas Aceh dengan cita rasa otentik yang bikin kangen.

Mie Aceh

Di urutan pertama ada Mie Aceh yang sudah sangat populer di kalangan pecinta kuliner Indonesia. Makanan khas Aceh ini terbuat dari bahan mie kuning yang memiliki tekstur tebal. Penyajian Mie Aceh biasanya bersama sup kari yang gurih pedas atau bisa juga tanpa kuah. Semuanya menawarkan sensasi lezat di lidah sehingga bisa dipilih sesuai selera.

Sebagai menu pelengkap, biasanya Mie Aceh dihidangkan dengan tambahan irisan daging sapi, daging kambing atau bahkan seafood. Untuk menikmati seporsi Mie Aceh yang lezat kamu bisa datang ke Kedai Mie Razali yang berada di Jalan Panglima Polim No.83-85, Peunayong, Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Eungkot Keumamah

Menu makanan khas Aceh ini terbuat dari bahan dasar ikan tongkol yang sudah direbus dan dikeringkan kemudian disuwir atau dipotong. Suwiran ikan tongkol selanjutnya dimasak dengan santan, rempah-rempah, dan cabe hijau sehingga menghasilkan sensasi rasa gurih dan pedas yang menggugah selera.

Konon masakan ini menjadi menu makanan cadangan para pejuang saat bergerilya menghadapi penjajah karena lebih praktis dan awet.

Untuk menikmati lezatnya gulai ikan keumamah kamu bisa datang ke Rumah Makan Aceh Rayeuk yang berada di Jalan Teungku Imum Leung Bata No. 33, Lamseupeung, Banda Aceh.

Asam Keueng

Menu masakan khas Aceh ini menawarkan sensasi rasa asam dan pedas yang begitu menggoda. Tampilannya mirip dengan gulai asam padeh Padang, namun yang membedakan adalah penggunaan belimbing wuluh kering yang memberikan cita rasa tersendiri.

Memasak kuah asam keueng paling enak menggunakan periuk tanah. Biasanya masakan ini ditambah dengan ikan tongkol, udang, teri basah, daging bakar atau bandeng.

Menu asam keueng yang nikmat bisa kamu dapatkan di Rumah Makan Kede Bu Gampong, yang terletak di daerah Pango, Banda Aceh atau di Rumah Makan Asia Utama di Jalan Cut Mutia 39, Banda Aceh.

Kuah Sie Itek

Hidangan berbahan itik ini biasanya disajikan dalam dua jenis yaitu masak meurah dan masak puteh. Pada sie itek merah kuah yang digunakan berwarna merah karena penggunaan cabe merah sebagai bumbu utamanya. Sedangkan pada sie itek putih kuahnya menyerupai opor dengan cita rasa gurih yang menggoda karena tambahan kemiri di dalamnya.

Untuk menikmati seporsi makanan lezat ini kamu bisa datang ke Rumah Makan Bu Sie Itek Bireuen yang terletak di Jalan Teuku Umar No. 275, Banda Aceh.

Ayam Tangkap

Menu masakan nan lezat ini terbuat dari ayam yang digoreng dengan racikan bumbu khusus dan kemudian disajikan dengan cabe hijau, daun salam, daun pandan dan daun temuru atau daun kari yang juga digoreng.

Cita rasa yang unik dengan aroma khas rempah-rempah membuat hidangan ini terasa berbeda dari ayam goreng pada umumnya. Rasa ayam yang gurih berpadu dengan renyahnya dedaunan sangat pas untuk dinikmati bersama sepiring nasi hangat.

Menu ayam tangkap nan lezat banyak dijual di berbagai rumah makan di Aceh, diantaranya yang cukup legendaris adalah di Rumah Makan Hasan yang berada di Jalan Laksamana Malahayati, Lamnyong, Banda Aceh.

Pliek U

Jenis menu masakan ini sangat populer di Aceh, tampilannya mirip dengan gulai namun isinya berupa ampas kelapa kering dan sayuran. Diantaranya adalah nangka muda, pepaya muda, daun melinjo, kacang tanah dan pliek u. Ada juga yang menambahkan daun singkong, rebung, dll sesuai selera. Dengan kombinasi bumbu dan rempah-rempah yang pas, aroma dan cita rasa pliek u begitu menggugah selera.

Menu lezat pliek u bisa kamu nikmati di Rumah Makan Hasan, Jalan Laksamana Malahayati, Lamnyong, Banda Aceh atau di Rumah Makan Ayah yang berada di Jalan Sultan Iskandar Muda, Punge Ujong, Meuraksa, Kota Banda Aceh.

Rujak Aceh

Menu khas Aceh ini menawarkan sensasi rasa yang segar yang menggoda. Perpaduan antara buah-buahan yang cukup lengkap ditambah dengan buah rumbia dan buah batok khas Aceh serta bumbu kacang dan es serut membuat rujak Aceh terasa begitu nikmat. Sangat cocok dinikmati saat cuaca panas sambil kumpul bareng teman-teman.

Kamu bisa menikmati seporsi rujak Aceh di Rujak Aceh Garuda yang berada di Jalan Tengku Pulo Dibaroh No.15, Kampung Baru, Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

Sate Matang

Sate merupakan hidangan yang sudah sangat populer di Indonesia, demikian juga dengan sate matang dari Aceh yang begitu menggugah selera. Disebut dengan sate matang, karena sate berbahan daging sapi atau kambing ini berasal dari daerah Matang di Kabupaten Bireuen.

Yang membedakan sate ini dari sate lainnya adalah cara penyajiannya yang bukan hanya menggunakan bumbu kacang saja tetapi juga kuah kaldu.

Untuk menikmati seporsi sate matang nan lezat kamu bisa datang ke Sate Matang D’Wan yang berada di Jalan Teungku Imum, Luengbata, Banda Aceh.

Kue Timphan

Kue tradisional khas Aceh ini terbuat dari tepung ketan dan pisang, biasanya yang digunakan adalah pisang raja karena teksturnya lebih lembut. Rasa kue timphan semakin nikmat dengan isian parutan kelapa muda, pisang dan srikaya yang manis.

Kue tradisional ini bisa kamu dapatkan di toko oleh-oleh yang banyak menjual jajanan khas Aceh.  Kamu juga bisa menikmati legitnya kue timphan sembari ngopi-ngopi asik di Warung Kopi Solong, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh.

Adee Meureudu

Jajanan khas Aceh ini memiliki cita rasa yang begitu menggoda tidak kalah dari kue timphan yang legit. Dinamakan adee meureudu karena jajanan ini sangat populer di daerah Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Kue tradisional ini terbuat dari tepung terigu dan singkong dengan sensasi rasa legit dan gurih di dalamnya. Sangat cocok dinikmati bersama secangkir kopi atau teh di sore hari.

Jenis jajanan khas Aceh ini banyak dijual di sentra oleh-oleh, salah satunya adalah di Jalan Banda Aceh-Lhoknga, Desa Lampisang, Lhoknga. Ada juga yang dijual di kawasan Lambaro, Aceh Besar.

Jadah Lemang atau Lemang Bambu

Jajanan tradisional ini terbuat dari beras ketan dan santan kelapa yang sudah ditambahkan garam, sehingga menghasilkan cita rasa yang gurih dan lezat. Proses pembuatannya pun cukup unik karena menggunakan bambu sebagai media untuk memasaknya. Makanan ini sangat cocok dinikmati bersama hidangan lainnya seperti daging rendang.

Jenis jajanan tradisional ini banyak dijual di Desa Gampong Lambaro Skep, Banda Aceh terutama pada bulan Ramadhan.

Kue Keukarah

Kue tradisional khas Aceh ini memiliki tampilan yang cukup unik karena menyerupai sarang burung dengan cita rasa yang manis. Kue ini terbuat dari adonan tepung beras dan gula yang dicairkan sehingga menghasilkan tekstur renyah dan manis. Sangat cocok untuk dinikmati bersama secangkir teh atau kopi di sore hari.

Kue ini juga sering disebut dengan nama kue sarang burung atau eumpueng miriek. Jenis kue ini banyak dijadikan suguhan untuk lebaran dan juga hantaran dalam acara perkawinan.

Jajanan manis ini bisa ditemukan di toko oleh-oleh khas Aceh atau langsung ke tempat pembuatan kue tradisional di kawasan Tungkop, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar.


Sumber : Nyero id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *