Geopark Pongkor Bogor

Nyero.ID – Destinasi wisata di Bogor, Jawa Barat cukup beragam sehingga memberikan banyak pilihan bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu liburannya di daerah ini.  Hawa sejuk pegunungan dengan nuansa alam yang begitu memikat menjadi daya tarik tersendiri yang membuat Bogor banyak difavoritkan sebagai tujuan wisata.

Tujuan wisata di Bogor juga semakin lengkap dengan adanya Geopark Pongkor Bogor yang sudah berstatus sebagai geopark nasional sejak akhir bulan November 2018.  Dengan adanya status ini diharapkan Geopark Pongkor Bogor semakin dikenal luas dan menarik minat wisatawan secara nasional.

Destinasi wisata yang satu ini dikenal dengan nama Geopark Nasional Pongkor (GNP) yang lokasinya meliputi 15 kecamatan.

Yaitu Kecamatan Nanggung, Kecamatan Cigudeg, Kecamatan Tenjo, Kecamatan Tenjolaya, Kecamatan Leuwiliang, Kecamatan Leuwisadeng, Kecamatan Ciseeng.  Kecamatan Ciampea, Kecamatan Jasinga, Kecamatan Parung, Kecamatan Pamijahan, Kecamatan Rumpin, Kecamatan Tamansari, Kecamatan Sukajaya, dan Kecamatan Cibungbulang.

Konsep geopark sendiri bertujuan untuk melestarikan bumi dengan mempertimbangkan aspek bio, culture, dan juga geoheritage-nya.

Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Bogor, Jawa Barat, Geopark Pongkor sangat menarik untuk dikunjungi saat liburan.  Bukan hanya menyajikan wisata alam saja, destinasi wisata di kawasan Pongkor ini juga sarat akan nilai-nilai budaya, sejarah, dan edukasi yang bermanfaat.

Meskipun lokasi geopark ini cukup jauh dari pusat Kota Bogor, namun lingkungan alamnya sangatlah menarik dan menyejukkan sehingga sangat cocok untuk refreshing di akhir pekan.

Perlu diketahui bahwa Geopark Nasional Pongkor memiliki empat geoarea, yaitu:

Geoarea Pongkor

Di kawasan Gunung Pongkor ini terdapat kekayaan alam dengan karateristik geologi yang sarat akan nilai-nilai edukasi.  Salah satunya adalah keberadaan tambang emas bawah tanah yang masih aktif yang dikelola oleh Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE).

Pengembangan Museum Tambang di wilayah ini menjadi daya tarik tersendiri yang akan menambah pengetahuan tentang aktivitas pertambangan, mulai dari tahap eksplorasi hingga pengolahan bijih emas.

Pendirian museum tambang ini diprakarsai oleh PT. Aneka Tambang (Antam) dan menjadi salah satu spot wisata yang sangat mengedukasi.

Gunung Pongkor sendiri merupakan salah satu gunung api purba dengan status gunung tidak aktif sejak 30 juta tahun silam.  Menariknya lagi, di kawasan ini juga terdapat beberapa destinasi wisata yang sangat menarik sehingga momen liburanmu akan semakin lengkap dan menyenangkan.

Beberapa destinasi wisata yang bisa dikunjungi antara lain adalah Kawasan Wisata Cikaret, Kebun Teh Nirmala, Curug Sawer, Curug Berundak, Curug Cikawung, Curug Cipiit, Curug Cihanjawar, Curug Rahong, Curug Walet, Curug Tujuh, Curug Batu Tujuh, Curug Cikudapaeh, dan Alterasi.

Panorama lainnya yang tak kalah menawan adalah Terasering Malasari, Bukit Patahan Gunung Manapa, Wisata Kiarasari, Bukit Intrusi, Gunung Nyuncung, Panorama Dataran Aluvial Kalong Liud, Panorama Perbukitan Patahan Harkajaya, Endokarst Goa Gudawang, Danau Jayamix, dan Setu Kedongdong.

Geoarea Tenjolaya

Di kawasan ini terdapat beberapa spot wisata alam yang bisa dijelajahi untuk sensasi liburan yang seru.  Diantaranya adalah Curug Ciampea, Curug Seribu, Curug Cigamea, Curug Cipeteuy, Curug Ciputri, Curug Nangka, Air Panas Cikuluwung, Curug Cikuluwung, Kawah Ratu, Setu Tamansari, Wisata Tapos, dan Curug Ngumpet.

Salah satu keunikan situs geologi Curug Ngumpet ini adalah formasi batuannya yang diperkirakan sudah berusia sekitar 23 juta tahun yang pada awalnya terendap di dasar laut.  Karena adanya proses geologi dan proses tektonik, batuan yang terendap kemudian terangkat ke daratan hingga terbentuk seperti yang terlihat saat ini.

Geoarea Leuwiliang

Pada geoarea ini terdapat beberapa curug dan panorama yang tak kalah menarik.  Diantaranya adalah Curug Lontar, Curug Jatake, Curug Puraseda Hulu, Curug Pangeran, Dataran Aluvial Puraseda, Karst Gunung Cibodas, Panorama Alam Pabangbon, Panorama Antiklinorium Leuwiliang, Wisata Alam Situ Udik, dan Arung Jeram.

Di kawasan Perbukitan Pabangbon kamu juga akan dimanjakan dengan keindahan alam yang asri dengan vegetasi yang rimbun.  View yang menawan dan udara yang begitu segar membuat kawasan ini banyak menarik perhatian pengunjung dan menjadi salah satu spot foto selfie yang difavoritkan.

Selain itu keberadaan Guha Macan dan Situs Purbakala di kawasan ini juga sangat menarik sebagai destinasi wisata budaya dan edukasi.

Geoarea Parung

Kawasan ini meliputi Curug Dendeng, Batuan Bukit Nyuncung, Bentang Alam Bukit Nyuncung, Endapan Traverting, Pemandian Air Panas Gunung Peyek, Gunung Eusing, Gunung Batu, Gunung Munara, Pemandian Air Panas Ciseeng, dan Minapolitan Ciseeng.

Geopark Nasional Pongkor ini juga memiliki kekayaan vegetasi yang cukup beragam, dimana hutan Gunung Pongkor sendiri merupakan jenis hutan primer yang sudah tua.  Vegetasi di kawasan yang lebih tinggi memiliki kerapatan yang cukup jarang sementara pada bagian bawahnya cukup rapat dengan pertumbuhan yang subur.

Sebagai salah satu ekosistem hutan lindung, Gunung Pongkor juga memiliki kekayaan fauna yang cukup beragam dan merupakan habitat bagi satwa liar.  Beberapa jenis satwa yang ada di Gunung Pongkor antara lain adalah owa, lutung, macan kumbang, macan tutul, monyet, elang ruyuk, burung kepodang, elang bondol, dll.

Bukan hanya kaya akan flora dan fauna saja, di kawasan wisata geopark ini juga terdapat warisan budaya yang meliputi situs keagamaan seperti menhir, punden berundak, kursi batu, batu prasasti, arca megalitik sederhana, tangga batu, dll.

Beberapa situs dan warisan budaya bisa ditemukan di Geoarea Pongkor, Geoarea Leuwiliang, dan Geoarea Tenjolaya.  Mulai dari situs prasasti, situs makam raja-raja Garisul, makam ulama, kampung adat, pura, dan juga kampung budaya.

Harga Tiket Masuk

Untuk sementara tiket masuk ke kawasan Geopark Nasional Pongkor di Bogor ini masih gratis, hanya saja untuk kendaraan dikenakan tarif parkir sesuai dengan jenis kendaraannya.

Sementara salah satu kawasan wisata seperti Sawah Lega menyediakan kotak untuk sekedar biaya kebersihan tanpa menentukan harga tiket masuk ke kawasan tersebut.

Fasilitas

Untuk memberikan kenyamanan bagi para pengunjung, tempat wisata alam dan edukasi di Kabupaten Bogor ini dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang cukup memadai.  Mulai dari kamar mandi, mushola, warung tradisional, spot foto, hingga homestay.

Daya Tarik

Geopark Nasional Pongkor di Kabupaten Bogor ini memiliki beberapa spot wisata alam yang sangat menawan sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.  Ada banyak curug atau air terjun, kawasan perbukitan, sumber air panas alami, area persawahan, museum tambang, dan berbagai situs warisan budaya yang sangat menarik untuk dieksplore satu per satu.

Salah satu spot yang banyak difavoritkan oleh pengunjung adalah Sawah Lega yang berada di Desa Bantar Karet.  Spot nan instagrammable ini terdiri dari jembatan bambu yang bisa digunakan untuk berkeliling area persawahan dengan panorama pegunungan sebagai latar belakangnya.

Tidak jauh dari sawah Lega terdapat Curug Love dengan aliran air yang cukup kecil dan bebatuan besar di sekitarnya.  Secara keseluruhan, Geopark Nasional Pongkor menawarkan sensasi liburan yang sangat lengkap, seru, dan menyenangkan dengan berbagai spot wisata menawan di dalamnya.  Bukan hanya indah dipandang tetapi juga sangat mengedukasi.

Lokasi

Geopark Nasional Pongkor terletak di area bekas pertambangan, tepatnya Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.  Geopark ini juga membentang di 15 kecamatan dengan luas mencapai kurang lebih 135 hektare.


Sumber : Nyero id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *